ASAL-USUL BATU ALAM

Batu alam ialah salah satu bahan material yang lumayan banyak digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bangun membangun, yang utama untuk proses penyelesaian/ finishing. Terkesan alami dan tampilannya yang dekoratif menjadi salah satu alasan batu alam menjadi sangat popular di kalangan property. Cara pemasangannya yang mampu menghasilkan berbagai macam pola dan tampilan membuat batu alam menjadi element yang wajib di dalam pembangunan sebuah rumah, mulai dari taman, pagar, bahkan sampai kamar mandi.

 

Sayangnya, tidak semua bagian rumah dapat menggunakan material batu alam ini. Seperti ruangan yang mudah terkena kotoran seperti di dapur atau di garasi sebaiknya menghindari pemakaian batu alam dikarenakan karakter batu alam yang akan sulit dibersihkan apabila mengenai kotoran seperti cipratan oli atau minyak.

Jenis-Jenis Batu Alam

  • Batu Marmer

Batu alam ini sangat banyak digunakan untuk tahap finishing lantai dan dinding. Harga marmer cukup mahal dan juga keunikan serta keindahan bahan marmer ini membuatnya lebih banyak dipakai di rumah atau bangunan mewah dengan biaya pembangunan yang cukup besar. Perlu diperhatikan bahwa marmer ini memiliki sifat yang sensitif terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu, maka dari itu hindarilah bahan penggunaan marmer untuk bagian rumah yang sering terkena hujan dan panas.

  • Batu Andesit

Batu alam ini sangat banyak digunakan untuk tahap finishing lantai dan dinding. Harga marmer cukup mahal dan juga keunikan serta keindahan bahan marmer ini membuatnya lebih banyak dipakai di rumah atau bangunan mewah dengan biaya pembangunan yang cukup besar. Perlu diperhatikan bahwa marmer ini memiliki sifat yang sensitif terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu, maka dari itu hindarilah bahan penggunaan marmer untuk bagian rumah yang sering terkena hujan dan panas.

  • Batu Sabak

Di mayarakat, batu sabak atau slate stone lebih terkenal sebagai sebutan untuk batu kali. Selain itu juga sangat kuat untuk pondasi, jenis batu ini bisa di belah menjadi sebuah lempengan tipis untuk melapisi dinding maupun lantai. Penggunaan batu sabak ini sebagian besar itu digunakan untuk bagian luar contohnya dinding, pagar, kolam, dan taman kering.

  • Batu Granit

Batu granit adalah salah satu jenis batu alam yang sangat populer di kalangan masyarakat. Granit juga sangat cocok digunakan untuk melapisi dinding, lantai, serta dinding kamar mandi agar menimbulkan efek yang natural dan segar. Sifatnya yang tahan terhadap suhu apapun membuat batu jenis ini bisa digunakan di semua permukaan rumah.

  • Batu Paliman

Batu palimanan adalah batu yang diproduksi di daerah Palimanan, Cirebon, dan merupakan salah satu batu favorit di kalangan masyarakat. Batu palimanan sangat cocok dipasang untuk bidang eksterior maupun interior di suatu bangunan. Batu ini mempunyai warna yang terang dan berpori-pori, maka sangat disarankan apabila setelah selesai dipasang batu paliman langsung diberi pelapis batu alam atau coating, untuk menahan tumbuhnya lumut.

Kelebihan Batu Alam :

  • Terlihat lebih natural, elegan, dan juga mewah
  • Tidak begitu cepat rusak jikalau di pasang di lantai
  • Jika ada bagian yang rusak, lantai batu alam tidak akan terlihat tidak bagus
  • Ukurannya sangat fleksibel, dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda
  • Rumah bisa menjadi lebih berwarna
  • Harga rumah akan jauh lebih mahal

Kekurangan Batu Alam :

  • Warnanya tidak bisa seragam
  • Memiliki pori-pori yang cukup besar jadi harus ditutupi oleh bahan khusus lagi
  • Memakai batu alam pada lantai 2 harus benar – benar memperhatikan struktur bangunan
  • Materialnya lumayan berat sehingga pada saat distribusi dan pemasangan cukup susah
  • Harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan keramik biasa

Copyright @2021 Asal usul batu